Iran meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Uni Emirat Arab sebagai balasan atas serangan yang dilancarkan oleh Komando Militer AS di Irak. Serangan ini terjadi setelah pihak AS mengklaim melakukan serangan terhadap posisi militer Iran di wilayah tersebut. Pihak militer Kuwait menyatakan bahwa pertahanan udara negara mereka berhasil merespons serangan rudal dan drone yang dianggap berasal dari Iran. Pihak Iran mengatakan bahwa tindakan mereka merupakan respons langsung terhadap serangan yang dilakukan oleh pihak asing.
Serangan ini memperparah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah. Pihak AS mengancam akan melakukan serangan balik terhadap Iran jika tindakan tersebut terus berlanjut. Meski demikian, Iran menegaskan bahwa tindakan mereka bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional dan menunjukkan kemampuan militer mereka. Pihak militer Kuwait menegaskan bahwa mereka terus memantau situasi dan siap mengambil langkah lebih lanjut jika diperlukan.
























