Kebencanaan tinggi di Indonesia tahun 2026 diperkirakan akan memberi dampak kecil terhadap laju pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, meskipun bencana alam terus mengancam, pemerintah tetap optimistis stabilitas ekonomi tidak akan terganggu secara signifikan.
Pakar tata kelola bencana dari Universitas Mercu Buana, Rahmawati Husein, menekankan pentingnya menjaga alokasi dana mitigasi. Ia mengingatkan bahwa risiko bencana di Indonesia semakin tinggi, sehingga anggaran untuk penanggulangan bencana harus tetap dipertahankan.
Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran penanggulangan bencana yang cukup besar. Namun, anggaran tersebut harus digunakan secara efisien untuk meminimalkan kerugian ekonomi akibat bencana.
Dampak ekonomi dari bencana alam tahun 2026 diprediksi tidak akan terlalu besar, namun pemerintah tetap memantau situasi dengan hati-hati.




























