Harga masker di pasar Indonesia melonjak akibat adanya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kementerian Kesehatan memperingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau menimbun masker. Kenaikan harga terjadi baik di toko offline maupun online.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Mereka menekankan bahwa pasokan masker masih cukup untuk kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga sedang memantau situasi dan akan melakukan langkah-langkah jika diperlukan.
Kenaikan harga masker terjadi setelah Gunung Anak Krakatau meletus. Abu vulkanik yang terlempar ke udara memicu kekhawatiran akan penyebaran penyakit. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa langkah-langkah telah diambil untuk memastikan ketersediaan masker.
Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan masker. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah.





























