Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau hingga wilayah DKI Jakarta, memicu kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi lingkungan. PAM JAYA memastikan kualitas air di Jakarta tetap aman setelah melakukan pemeriksaan. Pihak ini mengatakan tidak menemukan indikasi pencemaran yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau oleh BMKG menggunakan teknologi satelit. Teknologi ini membantu memantau sebaran abu vulkanik yang dapat terbawa angin dan menyebar jauh dari lokasi gunung. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan dampak aktivitas vulkanik tidak mengganggu kehidupan masyarakat di sekitar.
Meski abu vulkanik terpantau hingga Jakarta, pihak terkait menegaskan bahwa kondisi lingkungan dan kualitas air tetap dalam batas aman. PAM JAYA terus melakukan pengawasan rutin untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi.





























