BMKG melanjutkan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau setelah erupsi yang terjadi beberapa waktu lalu. Pemantauan ini dilakukan dengan menggunakan teknologi satelit untuk mengetahui arah dan jangkauan penyebaran abu vulkanik. Dengan data yang diperoleh, BMKG dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait potensi dampak dari abu vulkanik tersebut.

Meski hasil uji kertas (paper test) di Bandara Soekarno-Hatta dan tiga bandara lainnya menunjukkan negatif abu vulkanik, Kementerian Perhubungan masih memutuskan untuk menutup tujuh bandara sebagai langkah pencegahan. Keputusan ini diambil demi keamanan penumpang dan masyarakat sekitar. BMKG terus memantau kondisi gunung serta memastikan bahwa informasi yang diberikan kepada publik tetap akurat dan terkini.