Sekolah di Kota Bandung dan Cimahi diminta membatasi aktivitas luar ruangan akibat risiko abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Meski kualitas udara masih dalam kategori relatif aman, Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat mengimbau satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB untuk menerapkan protokol pencegahan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi dampak negatif abu vulkanik terhadap kesehatan siswa.
Pembelajaran jarak jauh belum diterapkan secara menyeluruh, namun pihak Dinas Pendidikan tetap memantau kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pengawasan terus dilakukan untuk memastikan keamanan siswa dan staf sekolah. Pihak terkait juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan kualitas udara.
Langkah ini menunjukkan upaya pencegahan sejak dini untuk mengurangi risiko kesehatan akibat abu vulkanik. Dinas Pendidikan mengingatkan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan meski kondisi saat ini masih terkendali.


























