Dinas Pendidikan Jawa Barat mengeluarkan instruksi resmi untuk membatasi aktivitas siswa di ruang terbuka di seluruh sekolah menengah. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi menyebarkan abu vulkanik. Abu vulkanik yang terbang ke arah utara dikhawatirkan mengganggu keselamatan warga sekolah, terutama di wilayah Jawa Barat.

Pihak Disdik meminta seluruh satuan pendidikan, termasuk SMA, SMK, dan SLB, untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan hingga situasi membaik. Langkah ini merupakan respons terhadap peringatan dari Badan Geologi yang memantau aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pemantauan terus dilakukan untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Selain itu, pihak terkait juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi pemerintah. Penutupan sementara bandara Husein Sastranegara juga menjadi indikasi bahwa risiko abu vulkanik semakin tinggi. Pemantauan dan koordinasi terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.