Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyebut gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan sebanyak 400 sekolah mengalami kerusakan. Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8) tersebut juga memicu sejumlah gempa susulan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terdapat 2.768 gempa susulan setelah gempa utama. Gempa terbesar tercatat dengan magnitudo 6,2, sementara yang terkecil mencapai 1,1. Meski demikian, BMKG meminta warga tidak khawatir karena gempa susulan tidak membahayakan.

Pemerintah terus mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak. Seskab Teddy mengatakan 253 ton bantuan telah dikirim ke NTT. Di sisi lain, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyampaikan belasungkawa, tetapi tindakan tersebut dikritik oleh netizen.

Beberapa warga mengalami kerusakan rumah dan infrastruktur. Pemerintah daerah dan lembaga terkait sedang berupaya memperbaiki kondisi dan menjamin kebutuhan dasar masyarakat.