Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial mengenai mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) bernama Keisha. Dedi menegaskan bahwa narasi yang menyebut Keisha mengalami penurunan kondisi mental dan enggan kuliah tidak benar. Ia menjelaskan bahwa Keisha tidak mengalami sakit dan tetap berkomitmen untuk melanjutkan studi.
Dedi juga menyoroti bahwa isu tersebut muncul setelah Keisha berdialog dengannya dalam acara penerimaan mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa tidak ada hubungan langsung antara dialog tersebut dengan kondisi Keisha. Pihaknya berharap isu ini segera berakhir dan fokus pada pendidikan serta kesehatan mental mahasiswa.
Selain itu, Dedi juga membahas isu terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat. Ia mengkritik jumlah BUMD yang terlalu banyak, dengan banyak direktur dan komisaris, yang menurutnya belum memberikan kontribusi signifikan bagi daerah. Pemerintah Jawa Barat sedang merencanakan langkah untuk menggabungkan seluruh BUMD agar pengelolaannya lebih efektif.
























