Pemerintah mempercepat upaya pemulihan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang wilayah tersebut beberapa hari lalu, disusul gempa susulan yang masih terus mengganggu kestabilan daerah. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto melakukan inspeksi langsung ke beberapa kabupaten terkena dampak, termasuk Sikka dan Ende. Di sana, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah, dengan beberapa di antaranya rusak berat.

Pemerintah telah menyiapkan bantuan perbaikan rumah serta hunian tetap bagi warga yang rumahnya hancur. Selain itu, dana penanganan bencana sebesar Rp 44 miliar telah disalurkan untuk mendukung upaya pemulihan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memastikan bahwa infrastruktur pertanian, seperti sawah dan jaringan irigasi, akan diperbaiki. Ia menegaskan bahwa biaya perbaikan akan ditanggung pemerintah.

Sementara itu, stok beras untuk warga terdampak cukup untuk satu tahun ke depan. Pemerintah terus mempercepat distribusi bantuan dan upaya pemulihan, dengan mengimbau semua pihak untuk bekerja sama dalam proses ini.