Skuad Persija Jakarta terpaksa mengubah rencana perjalanan setelah Bandara Soekarno-Hatta ditutup akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kebijakan penutupan bandara memaksa tim sepak bola tersebut menggunakan jalur darat untuk kembali ke Jakarta. Tim mengambil jalur Yogyakarta sebagai alternatif karena akses udara terganggu.

Penggemar sepak bola menyambut perubahan ini dengan dukungan, meski ada kekhawatiran terkait keterlambatan. Kondisi cuaca dan kepadatan lalu lintas di jalan raya menjadi tantangan baru bagi para pemain dan staf. Pihak klub belum mengumumkan jadwal latihan baru setelah perjalanan yang diubah.

Kebijakan penutupan bandara terus diperpanjang hingga kondisi udara membaik. Pihak terkait meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak abu vulkanik. Persija Jakarta berharap bisa segera kembali ke jalur udara setelah situasi stabil.