Dapur rumah warga di Kota Banjar, Jawa Barat, rusak akibat gempa bumi yang mengguncang Pangandaran pada Rabu (5/8/2026) malam. Kebocoran di dapur milik Djumhana (73), warga Lingkungan Tanjungsukur RT 1, RW 15, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, membuat area tersebut tidak bisa digunakan lagi untuk aktivitas memasak. Djumhana mengatakan, sesaat sebelum kejadian ia tengah melakukan aktivitas di rumah. Dapur rumahnya terguncang dan mengalami kerusakan yang mengkhawatirkan.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, pada pukul 21.55 WIB. BMKG menjelaskan penyebab gempa tersebut sebagai akibat aktivitas lempeng tektonik. Gempa ini berpotensi menyebabkan ambruk susulan di beberapa area. Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerusakan infrastruktur terus dikhawatirkan.
Korban mengatakan dapur rumahnya tidak bisa digunakan lagi. Pihak setempat sedang melakukan evaluasi terhadap kondisi rumah warga. Dapur yang rusak menjadi salah satu dari beberapa bangunan yang terkena dampak gempa. Pemilik rumah mengungkapkan kekhawatiran akan keamanan rumahnya.
Pemerintah setempat memantau situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan. Gempa ini menjadi peringatan akan potensi risiko bencana di wilayah Jawa Barat.
























