Pemerintah mengumumkan kebijakan baru yang melarang warga desil 9-10 membeli bahan bakar Pertalite. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk memastikan subsidi bahan bakar mencapai sasaran yang tepat. Pemerintah menilai subsidi Pertalite saat ini lebih banyak digunakan oleh kelompok dengan penghasilan tinggi, sehingga tidak efektif dalam mendukung kebutuhan masyarakat umum.
Kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban anggaran subsidi pemerintah. Dengan membatasi akses Pertalite bagi desil 9-10, pemerintah ingin mengalihkan subsidi ke kelompok yang lebih membutuhkan. Kebijakan ini akan berlaku mulai bulan depan, setelah pemerintah menyelesaikan persiapan terkait distribusi bahan bakar.
Pemerintah juga menyebutkan bahwa kebijakan ini tidak membatalkan subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah akan terus memantau dampak kebijakan ini dan menyesuaikan jika diperlukan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengelola subsidi bahan bakar secara lebih efisien.





















