Tayo, Duri, dan Dana, tiga anak kecil, menemukan walkie-talkie aneh di dalam bus pada hari itu. Mereka mendengar sinyal darurat hewan yang terancam bahaya, tetapi orang dewasa di sekitar tidak dapat mendengarnya. Tiga anak ini memutuskan untuk menjadi "Para Penyelamat Hewan" dan pergi menyelamatkan hewan-hewan yang terancam bahaya di seluruh kota.

Mereka mulai dengan menyelamatkan seekor anjing yang terjebak di bawah mobil. Setelah itu, mereka menemukan kucing yang terluka di taman. Mereka berusaha memberi pertolongan sambil berdoa agar hewan-hewan itu selamat.

Kisah ini menunjukkan keberanian dan kepedulian anak-anak terhadap hewan. Mereka memperlihatkan bahwa anak-anak juga bisa membantu dalam situasi darurat. Mereka berharap hewan-hewan yang mereka selamatkan bisa kembali ke rumah mereka.