Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, ditutup sementara pada 6 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Kebijakan penutupan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan penerbangan. Abu vulkanik yang mengarah ke wilayah sekitar Bandara Soekarno-Hatta menyebabkan gangguan visibilitas dan risiko bagi pesawat.

Pengelola bandara mengatakan penutupan sementara berlangsung hingga kondisi udara kembali stabil. Sebanyak 33 penerbangan terdampak, baik domestik maupun internasional, dibatalkan atau dijadwalkan ulang. Pihak terkait memantau kondisi secara berkala dan akan mengumumkan kembali pembukaan setelah evaluasi.

Kebijakan ini merupakan langkah preventif mengingat Gunung Anak Krakatau dikenal aktif dan sering mengeluarkan abu. Pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi terkait aktivitas vulkanik.

Pengguna jasa transportasi udara diimbau untuk memperhatikan perubahan jadwal dan menghubungi maskapai terkait untuk informasi terkini.