PVMBG memastikan bahwa aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tidak memicu tsunami. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengklaim bahwa letusan gunung berapi tersebut tidak menghasilkan gelombang besar yang bisa mengancam wilayah sekitar.
Dugaan pemicu dentuman misterius di Bandung Raya dan sekitarnya masih dalam investigasi. PVMBG menyatakan bahwa suara dentuman tersebut mungkin terkait dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada indikasi tsunami yang terjadi.
Gunung Anak Krakatau, yang berada di perairan Selat Sunda, merupakan gunung berapi aktif tipe A. Aktivitasnya dipantau secara berkala melalui dua pos pengamatan. Meski ada dentuman, PVMBG menekankan bahwa tidak ada ancaman besar bagi masyarakat sekitar.
Pihak berwenang meminta masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi resmi terkait aktivitas vulkanik.























