Pencemaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan terus mengganggu kehidupan masyarakat. Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kepekatan asap membuat aktivitas warga terganggu. Masyarakat juga khawatir paparan asap berdampak buruk pada kesehatan. Di Jambi, kebakaran hutan mulai berdampak besar, masyarakat diwajibkan menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan.

Pemerintah pusat telah mengirimkan armada pemadaman untuk mengendalikan karhutla di wilayah yang terkena dampak. Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap penanganan karhutla. Selain itu, BNPB meminta negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura tidak saling menyalahkan terkait dampak asap.

Di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, karhutla masih menjadi tantangan besar. Pencemaran udara terus mengancam kesehatan warga. Pemerintah terus berupaya memadamkan api dan meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat. Dengan penanganan yang terus dilakukan, harapan masyarakat agar kondisi kembali normal semakin tinggi.