Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan dengan mengirimkan 1.200 prajurit TNI dan helikopter. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat upaya pemadaman di beberapa wilayah yang terkena dampak kebakaran.
Presiden juga memberikan apresiasi tinggi kepada personel gabungan TNI, Polri, dan relawan yang terlibat dalam penanganan Karhutla. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi dalam mengatasi masalah lingkungan yang mengancam ekosistem Kalimantan.
Penugasan TNI-Polri mencakup empat provinsi di Kalimantan, dengan penekanan pada koordinasi terpadu untuk memastikan efisiensi dalam upaya pemadaman. Helikopter dikerahkan untuk memudahkan akses ke area terpencil yang sulit dijangkau.
Kebakaran hutan di Kalimantan terus menjadi tantangan utama bagi pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dan mempercepat pemulihan.



















