Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berjalan meski mengalami gangguan akibat gempa bumi yang terjadi, Sabtu (15/8). Pascagempa, perusahaan ini melakukan upaya pemulihan secara bertahap untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Selain itu, PLN mencatat sekitar 12 persen pelanggan di daerah terdampak gempa masih mengalami gangguan listrik. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan kondisi tersebut sebagai dampak dari gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores.
Pemerintah juga bergerak cepat dengan mengirimkan bantuan logistik tahap pertama ke wilayah tersebut. Puluhan ton bantuan dikirim dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Flores. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.
Kebutuhan energi dan bahan bakar tetap menjadi prioritas utama dalam upaya pemulihan pasca-gempa. Pertamina dan PLN terus berupaya memulihkan layanan secara bertahap sambil menunggu kondisi wilayah kembali stabil.

























