Puluhan atlet dan pengurus cabang olahraga mengambil langkah kontroversial dengan meninggalkan forum Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) VI KONI Kota Banjar. Aksi ini terjadi di Aula Toserba Pajajaran pada Sabtu (29/8/2026), saat pemilihan ketua KONI Kota Banjar periode 2026-2030 diumumkan. Hasil pemilihan menetapkan Soedrajat Argadireja sebagai ketua, namun 10 cabang olahraga menolak keputusan tersebut.
Beberapa pengurus cabang olahraga menyatakan ketidakpuasan terhadap proses pemilihan yang dianggap tidak transparan. Mereka menilai keputusan tersebut tidak mencerminkan aspirasi anggota. Aksi walk out ini memicu ketegangan di dalam forum, dengan beberapa peserta mempertanyakan kelayakan proses pemilihan.
Pengcab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Banjar menjadi salah satu cabang yang terlibat dalam aksi penolakan. Mereka menyatakan kekecewaan terhadap hasil pemilihan dan menuntut revisi terhadap proses pengambilan keputusan. Aksi ini menunjukkan ketegangan dalam struktur organisasi KONI Kota Banjar, yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan kegiatan olahraga di daerah tersebut.





























