Massa dari tiga kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Garut, Kamis (20/8/2026). Masyarakat dari Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy menuntut percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang rusak parah. Jalan-jalan tersebut telah terbengkalai selama bertahun-tahun, memengaruhi aksesibilitas dan kegiatan ekonomi warga.
Aksi ini dilakukan setelah kondisi jalan rusak memicu keluhan masyarakat. Para peserta aksi menekankan perlunya perbaikan darurat dan peningkatan kualitas infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Garut mengaku hanya mampu melakukan perbaikan sementara, seperti tambal sulam.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Garut menyatakan pihaknya sedang memprioritaskan proyek perbaikan jalan. Namun, masyarakat menilai kecepatan penyelesaian masih kurang.
Aksi ini menunjukkan ketidakpuasan warga terhadap kondisi infrastruktur yang memengaruhi kualitas hidup. Pemkab berkomitmen untuk mempercepat proses, tetapi masyarakat masih menantikan tindakan nyata.

























