Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upaya penanganan karhutla di Kalimantan, menugaskan TNI-Polri untuk mengendalikan kebakaran di empat provinsi. Ia melakukan inspeksi langsung di Kalimantan Barat dan memperkuat operasi darat serta udara.

Menurut laporan, jumlah hotspot karhutla di Kalimantan mencapai ribuan. Pakar kehutanan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak jelas. Pemerintah juga mengambil langkah darurat dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh di 3524 sekolah untuk melindungi 571.338 siswa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut telah mengidentifikasi sejumlah nama yang diduga terkait karhutla. Polri sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Upaya pemadaman terus dilakukan dengan bantuan anggota Polri dan pihak terkait.

Pemerintah fokus pada penanganan darurat dan pencegahan lebih lanjut. Langkah-langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat.