Kebakaran hutan (karhutla) di Indonesia tidak sepenuhnya disebabkan oleh fenomena El Nino, menurut laporan terbaru. Meskipun El Nino memperparah kondisi, faktor utama yang memperbesar risiko kebakaran adalah kerusakan lahan gambut, pengeringan, perubahan penggunaan lahan, dan aktivitas manusia.

Kebakaran hutan sering kali terjadi karena penggunaan lahan yang tidak tepat, seperti konversi hutan ke lahan pertanian atau perkebunan. Selain itu, pengeringan lahan gambut akibat kurangnya hujan dan pengelolaan yang tidak baik membuat area tersebut rentan terbakar.

Aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dengan cara membakar juga menjadi penyumbang utama kebakaran. Meski El Nino memperkuat kondisi kering, faktor manusia justru menjadi pemicu utama.

Kebijakan pengelolaan lahan dan pencegahan kebakaran perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko karhutla di masa depan.