Iran mengklaim telah menyerang lima pangkalan militer AS di kawasan tersebut, sementara AS melaporkan serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer Yordania. Serangan ini memicu kekhawatiran kembalinya perang total antara dua negara.

Pihak Iran menyatakan bahwa serangan rudal dan pesawat tempur mereka adalah balasan atas serangan AS yang menewaskan tujuh anggota pasukan IRGC dan Basij. Sementara itu, Yordania mengklaim berhasil menangkap 10 dari 13 rudal balistik Iran yang ditujukan ke pangkalan militer AS.

Ketegangan ini meningkat setelah AS meluncurkan serangan udara terhadap target Iran, yang memicu respons cepat dari pasukan IRGC. Pihak Iran juga mengancam akan melakukan serangan lebih besar jika AS tidak menghentikan operasinya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.