Anak-anak di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terpaksa menghadapi asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengganggu perjalanan ke sekolah. Masker wajah menjadi alat pelindung utama untuk menjaga kesehatan mereka. Sekolah juga mengurangi jam pelajaran karena kondisi udara yang tidak sehat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap pihak-pihak tertentu telah ditangkap terkait karhutla di Kalimantan. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih lanjut. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui karhutla berpotensi mengganggu kegiatan ekonomi di wilayah terdampak.

Kebakaran hutan di Kalimantan juga memicu narasi politik. Loyalis Prabowo Subianto, LOGIS 08, menanggapi isu bahwa Presiden Prabowo tidak memberikan perhatian serius terhadap masalah karhutla. Pihak-pihak terkait dinilai perlu lebih aktif dalam menangani bencana ini.

Beberapa warga mengeluh terganggu oleh asap yang menghimpit kota. Kondisi ini memperparah tekanan terhadap masyarakat yang sudah kesulitan menghadapi dampak karhutla. Penanggulangan bencana tetap menjadi fokus utama pemerintah dan masyarakat.